
Sumatif Oh Sumatif, Class Meeting Kapan Datang?
Sumatif lagi, Sumatif lagi.

Setiap hari scan barcode untuk masuk ruang ujian, duduk manis di ruangan, tatap soal dalam layar laptop yang rasanya makin lama makin banyak. Otak diperas, mata lelah, punggung pegal, tapi jam masih jalan pelan banget. Ditambah lagi jika atribut tidak lengkap, ada Bpk. Saiful Anwar yang siap dengan wejangan-wejangan tegasnya (maaf pak bercanda). Jujur saja, sebagai peserta didik kami mulai bertanya, “ini ujian apa uji kesabaran?”
Kami paham Sumatif itu penting. Nilai, rapor, masa depan ,semua katanya ditentukan dari sini. Tapi kalau setiap hari isinya cuma soal dan soal, rasanya madrasah berubah jadi tempat sunyi tanpa tawa. Yang biasanya ramai, jadi serius. Yang biasanya ceria, jadi muka datar semua.
Nah, disinilah class meeting jadi penyelamat
Kami butuh lomba, ketawa bareng, teriak-teriak dukung teman, dan sedikit lupa sama rumus yang sejak kemarin susah dihafal. Class meeting itu bukan cuma main-main, tapi obat anti-stres paling mujarab setelah Sumatif.
Jadi, dear madrasah tercinta,
kami sudah berjuang menghadapi Sumatif dengan penuh kesabaran. Sekarang izinkan kami merayakan kebebasan sejenak lewat class meeting. Biar madrasah kembali rame, kami kembali senyum, dan semangat belajar pun balik lagi.

Sumatif selesai, class meeting ayo segera dimulai!



